" 안녕하세요! 직장에서의 성공 감사합니다 "
Tampilkan postingan dengan label IPA (BIOLOGI). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA (BIOLOGI). Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Agustus 2012

ALAT EKSKRESI MANUSIA (Ginjal)


ALAT EKSKRESI MANUSIA (Ginjal)

 1.       GINJAL

      Ginjal berjumlah 2 buah dan terletak di dalam rongga perut kanan kiri ruas tulang pinggang. Kedudukan ginjal sebelah kiri lebih tinggi dari ginjal sebelah kanan. Karena tepat diatas ginjal kanan terdapat hati yang banyak menempati ruang. Setiap ginjal panjangnya 6 – 7 1/2 cm dan tebal 11/2 - 21/2 cm. Organ ini berfungsi untuk menyaring darah. Zat-zat yang disaring oleh ginjal terbanyak adalah:

-      air
-      garam
-      amonia
-      urea


      Selain zat-zat di atas, apabila kadar gula dalam darah tinggi, maka kelebihan gula dalam darah akan dikeluarkan melalui ginjal. Keadaan ini menyebabkan air seni mengandung gula dan disebut penyakit kencing manis (diabetes mellitus).


       
         Ginjal yang disebelah secara membujur akan memperlihatkan bagian-bagian korteks yang merupakan lapisan luar, medula (sumsum ginjal), dan pelvis (rongga ginjal). Di bagian korteks terdapat jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Setiap nefron terdiri atas badan Malpighi dan tubulus konvolusi. Badan Malpighi terdiri atas kapsula (sampai) Bowman dan glomerulus. Glomerulus merupakan anyaman pembuluh kapiler. Kapsula Bowman berbentuk mangkuk yang mengelilingi glomerulus. Tubulus konvolusi terdiri atas tubulus konvolusi proksimal, tubulus konvolusi distal, dan saluran pengumpul. Di antara tubulus konvolusi proksimal dan tubulus konvolusi distal terdapat gelung/lengkung Henle pars ascenden (naik) dan pars descenden (turun).


        Ginjal menerima sejumlah besar pasokan dari arteri. Volume darah yang mengalir ke ginjal dari berbagai tubuh kurang lebih 200 ml darah yang dipompa dari jantung setiap menit. Setelah disaring dalam ginjal, darah kemudian ke sirkulasi tubuh.
Ginjal bekerja dengan cara :

      a.        Filtrasi (Penyaringan)

            Filtrasi adalah penyaringan zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah terjadi dalam kapsul Bowman. Hasilnya adalah urine primer yang mengandung air, asam amino, glukosa, garam-garaman, urea, asam urat, dan sedikit hormon.

      b.        Reabsorbsi (penyerapan kembali)
   
          Reabsorbsi yaitu penyerapan kembali bahan-bahan yang dibutuhkan tubuh. Proses ini terjadi pada saluran penyerapan (tubulus kontortus proksimal). Zat zat yang direabsorbsi adalah air, glukosa, asam amino, garam-garaman dan ion-ion.

      c.        Augmentasic

         Augmentasi adalah proses penambahan zat yang tidak diperlukan tubuh. Augmentasi terjadi dalam saluran penyerapan yang kedua (tubulus kontortus distal) di saluran ini kembali terjadi penyerapan air, garam-garaman dan ion ion sehingga urine bertambah pekat akhirnya akan masuk ke dalam saluran pengumpul.
       Dari 180 liter air yang disaring oleh kapsul Bowman setiap hari, hanya satu litar air yang diekskresikan sebagai urine. Sisanya termasuk 99 % air diserap kembali.

Sabtu, 04 Agustus 2012

PETA KONSEP (SISTEM EKSKRESI MANUSIA)


SISTEM EKSKRESI MANUSIA

PETA KONSEP

Alat Ekskresi Pada Manusia
terdiri atas:
Ginjal mengeluarkan Urine
  
Hati mengeluarkan Urea dan Bilirubin

Kulit mengeluarkan Keringat

Paru-paru mengeluarkan Karbondioksida dan uap air




Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan pengeluaran namun mempunyai pengertian yang berbeda yaitu:
1.         Defekasi, adalah pengeluaran fases atau sisa pencernaan mulalui anus atau dubur.
2.        Ekskresi, adalah pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna lagi keluar dari tubuh, contohnya: urine, keringat.

3.    Sekresi, adalah pengeluaran zat dari suatu kelenjar yang masih di
       manfaatkan untuk proses tertentu contohnya: hormon, enzim.

Jumat, 03 Agustus 2012

SISTEM PERNAPASAN VERTEBRATA

SISTEM PERNAPASAN VERTEBRATA


Vertebrata terdiri dari lima kelompok, yaitu ikan, katak, reptilia, burung dan mamalia.Kelima anggota vertebrata tersebut memiliki susunan alat dan sisitem pernapasan berbeda. Akan dibahas sebagai berikut.

A.       Sistem Pernapasan pada Ikan

Ikan hanya dapat hidup di air dan mempunyai alat pernapasan yang khusus. Ikan bernapasa dengan insang yang terdapat pada sisi kanan dan kiri kepala. Ikan bertulang sejati misalnya ikan mas, mempunyai tutup insang atau disebut operculum. Insang mempunyai lembaran yang halus yang banyak mengandung kapiler darah sehingga berwarna merah.Pada beberapa jenis ikan, rongga insangnya meluas membentuk lipatan tidak teratur yang disebut labirin. Rongga labirin berguna untuk menyimpan udara sehingga ikan tersebut dapat hidup di lingkungan yang kurang oksigen.

B.      Sistem Pernapasan pada Katak

Katak mempunyai daur hidup di dua alam yang berbeda yaitu di darat dan di air. Oleh karena itu katak disebut hewan amfibi. Waktu katak masih berbentuk larva, berudu hidup di air dan bernapas dengan insang.
Berudu memiliki 3 pasang insang luar yang terdapat di belakang kepala. Insang luar terdiri atas lembaran halus yang banyak mengandung kapiler darah. Apabila insang ini bergetar, maka air disekelilingnya selalu berganti dan oksigen yang larut dari air di sekeliling insang ini berdifusi masuk ke dalam pembuluh kapiler darah. Seiring dengan pertumbuhan berudu, timbul celah insang dan terbentuk insang dalam. Insang dalam mempunyai tutup insang seperti pada ikan. Kemudian berudu perlahan-lahan menjadi katak dewasa. Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Jika dari kulit Oksigen dari udara berdifusi melalui kulit yang basah kiemudian masuk ke pembuluh kapiler darah. Oleh karena itu katak sering berada di tempat berair supaya kulitnya tetap lembab. Selain itu selaput kulit pada rongga mulutnya juga di gunakan untuk memasukkan oksigen ke dalam darah secara difusi.

C.      Sistem Pernapasan pada Reptilia

Secara umum reptilia bernapas menggunakan paru-paru. Tetapi pada beberapa reptilia, pengambilan oksigen dibantu oleh lapisan kulit disekitar kloaka. Pada reptilia umumnya udara luar masuk melalui lubang hidung, trakea, bronkus, dan akhirnya ke paru-paru. Lubang hidung terdapat di ujung kepala atau moncong. Udara keluar dan masuk ke dalam paru-paru karena gerakan tulang rusuk.

D.       Sistem Pernapasan pada Burung

Burung ketika terbang digerakan oleh otot-otot dada. Ketika terbang gerakan otot dada dapat mengganggu pengambilan oksigen oleh paru-paru. Oleh karena itu, selain dengan bernapas dengan paru-paru, burung mempunyai alat bantu yang bernama kantong udara.

Kantong udara mempunyai fungsi :
1.        Membantu pernapasan pada waktu terbang
2.     Membantu memperbesar ruang siring sehingga dapat memperkeras suara
3.        Menyelubungi alat-alat dalam rongga tubuh hingga tidak kedinginan
4.        Membantu mencegah hilangnya panas badan yang terlalu besar

Saluran pernapasan yang terdiri atas lubang hidung, trakea, bronkus, dan paru-paru. Pada percabangan tenggorokan terdapat alat suara atau siring. Siring adalah selaput suara yang bergetar dan menghasilkan bunyi jika dilewati udara.